Mountain
Kemping Ceria di Gunung Papandayan
Tahun 2012 adalah tahun yang baik untuk pendakian. kenapa gue bisa bilang begitu? karena di tahun ini banyak libur di hari Juma't, jadi sebagai petualang kita bisa memanfaatkan long weekend itu dengan mendaki Gunung,hehe. dan tentu saja gue gak menyia nyiakan kesempatan itu, tanggal 23 Maret kemarin gue memanfaatkan long weekend untuk mendaki ke Gunung Papandayan, Jawa Barat. langsung aja baca catatan dan foto perjalanan gue mendaki Gunung Papandayan dibawah ini.
Day 1
Jumat, 23 Februari 2012
Perjalanan hari ini gue mulai dari terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. bersama ke2 teman gue perjalanan menuju kota Garut gue lalui dengan menumpang sebuah Bus antar kota antar provinsi jurusan Jakarta - Garut dengan armada Bus Primajasa. susasana didalam bus cukup sepi para penumpang, sehingga gue bisa leluasa pindah tempat duduk mencari spot yang nyaman untuk duduk. Sopir bus yang gue tumpangi ini sedikit gokil, bayangin aja gue Jakarta - Garut cuma 2,5 jam! gak percaya? gue juga gak percaya man! gak usah gue perjelas karena gue rasa lo bisa bayangin kaya apa dan gimana rasanya gue didalam sana.
Day 2
Sabtu, 24 Februari 2012
Terminal Guntur, Garut pukul 00.30 WIB
| view Gunung CIkuray dari Masjid Raya Cisurupan |
Di depan persis pintu masuk terminal terdapat warung kopi 24 jam dan sebuah masjid dibelakangnya, disitulah gue dan 2 kawan gue singgah malam ini. sedang asyiknya ngeteh dan ngobrol tiba tiba dateng mas mas yang nawarin gue untuk ke Cisurupan. dia adalah kenek angkot kalong.(buat yang gak tau angkot kalong itu, angkot kalong adalah kendaraan umum biasa yang narik diluar jam operasinya, dan ongkosnya sedikit lebih mahal). setelah berberes dan bayar teh gue pun menumpang angkutan tersebut menuju Cisurupan.
| Masjid raya Cisurupan |
Setibanya di Cisurupan gue langsung disambut oleh para supir mobil bak nawarin untuk berangkat ke basecamp pendakian. namun gue menolaknya, karena gue gak tau keadaan basecamp gimana sesampainya gue nanti, bisa buat tidur atau tidak,dsb. gue pun memutuskan untuk tidur di sebuah Masjid besar di Cisurupan. di Masjid tersebut gue bertemu dengan 5 pendaki dari Cileunyi yang sedang beristirahat dan kebetulan berencana akan ke basecamp pendakian nanti pagi, jadi ya sekalian aja gue bareng disamping itu kan ongkos mobil baknya jadi lebih murah.hehe
pukul 05.00 WIB. adzan subuh berkumandang di Masjid dan gue pun terbangun,dihalaman Masjid udah banyak warga sekitar yang datang mau menunaikan solat berjamaah. setelah ikut solat berjamaah gue dan 5 pendaki dari Cileunyi bersiap siap untuk menuju basecamp pendakian.
| view tebing menuju Kawah Papandayan |
Dengan menumpangi mobil bak sayur gue ber 8 berangkat menuju basecamp pendakian, jalan menuju basecamp pendakian cukup parah, banyak lobang disana sini, jadi siap siap aja ajluk ajlukan di mobil bak,haha. sepanjang perjalanan kita akan disugguhi oleh pemandangan Gunung Cikuray yang mempesona karena bentuknya yang kerucut sempurna, terlihat seperti piramida (lebay).
Camp David, Gunung Papandayan pukul 07.30 WIB
Sesampainya di basecamp gue langsung mencari warung makan karena perut gue udah teriak2 kelaperan,hehe. 5 pendaki dari Cileunyi memutuskan langsung start pendakian, kami pun berpisah di sini.
| Perjalanan Menuju Kawah |
| Ada Motor di tengah jalur meuju kawah |
Kawah Gunung Papandayan pukul 10.00 WIB
| Menikmati pemandangan kawah |
| Tebing yang memukau |
Setelah berjalan melewati kawah, tampak didepan kita sebuah tebing longsor dan terdapat selang selang berwarna biru di sisi longsoran. longsoran tersebut seperti sebuah jalur yang terus melipir ke kanan. ya jalur tersebut adalah jalur menuju Pondok Saladah, dan Pondok Saladah sendiri terdapat dibalik tebing tersebut. untuk menuju jalur longsoran tersebut kita harus turun terlebih dahulu dari bukit batu sesudah kawah dan menyebrangi sebuah sungai kecil. ada kejadian lucu saat gue menyebrangi sungai tersebut. temen gue kepleset dan terjebur dengan indah bersama dengan kamea DSLR yang dipegangnya :berduka: alhasil kameranya dibongkar dan dijemur dulu, perjalanan tertunda sedikit lama karena harus jemurin kamera dan baju celana dia yang lepek.
| Dapur Kawah Papandayan |
Perjalanan gue lanjutkan dengan menaiki tanjakan yang sedikit curam untuk menuju jalur longsoran yang akan membawa kita ke Pondok Saladah. oiya diperjalanan gue sempet ketemu rekan KASKUS OANC tempat gue chit chat segala macem yang berhubungan dengan kegiatan outdoor di dunia maya.
Pondok Salada, Gunung Papandayan pukul 13.00 WIB
| View kawah dari Pondok Salada |
pukul 05.00 WIB mulai main masak masakan, ngobrol ngalor ngidul dan abis magrib gue langsung tidur lagi,haha lagian cuaca diluar gak oke, kabut tebel dan hujan rintik rintik.
![]() |
| Our Campsite |
Day 3
Minggu, Februari 2012
Pondok Salada pukul 05.00
Pagi ini cuaca cerah. cuma gue habiskan untuk bermalas malasan di tenda. hingga pada akhirnya jam 10.00 baru mau jalan ke puncak. Sebenrnya tujuan gue bukan puncak sih, tapi Tegal Alun. sebuah padang rumput yang luas dan banyak ditumbuhi bunga Edelweiss. kalo gue liat difoto orang sih kayaknya indah banget view di Tegal Alun, makanya Tegal Alun jadi tujuan utama gue.
Karena diantara gue ber 3 belum ada yang pernah kesini, maka gue cari info dulu sama beberapa pendaki yang gue temui di Pondok Saladah, dari beberpa pendaki yang gue tanya jawaban mereka gak ada yang sama tentang jalur pendakian. ada yang melipir kiri lewat hutan mati, ada yang bilang melipir kanan cuma terjal. dan setelah gue tanya beberapa orang jatohlah pilihan gue melipir kiri lewat hutan mati.
| Padang Edelweiss kecil sebelum Tegal Alun |
| View Kawah Di jalur kesasar |
Puncak kesasar, pukul 12.00
Di layar GPS yg gue bawa ketinggian sudah menunjukan angka 2.562 mdpl, sedangkan tinggi Gunung Papandayan adalah 2.622 ,kesimpulannya ini bukan puncak. tapi karena jalur udah mentok dan gue udah terlalu jauh masuk kedalem hutan akhirnya gue memutuskan untuk berhenti disitu.
| Pose Wajib |
Gue disini gak ngapa2in cuma istirahat, ngemil sambil menikmati pemandangan kawah dan Pondok Saladah ditempat yang gue sebut puncak ini. dan gak lama kami langsung turun ke Pondok Saladah untuk packing dan pulang kerumah.
Pondok Saladah, pukul 13.00
Sejam turun gue tiba di camp Pondok Saladah kembali dengan disambut hujan rintik, terpaksa perjalanan pulang sedikit ngaret. Sekitar jam 3 sore gue lanjut turun ke pos pendakian. gue adalah pendaki terkahir yang turun dari Pondok Saladah berbarengan dengan rombongan anak sekolah yang ngajakin turun bareng. ditengah perjalanan gue dengan terpaksa berbagi jalan yang sempit dengan para pengendara motor trail yang sedang menguji nyalinya di jalur pendakian papandayan, yang bikin gue kesel itu asepnya ngebul banget gan! hoekzzzz!
| Narsis dulu lahh |
Gue tiba dipos pendakian dengan selamat. karena gue masih penasaran mana puncak dan mana Tegal Alun maka gue tanya kejelasannya sama penjaga basecamp. Kesimpulannya gue salah!nyasar kejalur pendidikan anak IPB katanya,damn! ditambah gue dikasih tau kalo udah gak ada lagi angkutan yang bawa gue ke Cisurupan, nasib ya nasib. tapi untungnya mas mas penjaga basecamp mau anterin gue ke Cisurupan. kita ngojek dengan 2 motor ditumpangi 3 orang. wtf? dengan jalur yang kacau gitu? tapi ya mau gimana lagi daripada gue gak pulang yakan.
pukul 17.30 WIB gue turun dengan menggunakan ojek. bagusnya badan gue gede jadi gue sendirian diboncengnya. mirisnya temen gue bertiga 1 motor,haha
![]() |
| View Pondok Salada dan Kawah |
Gue ada di masjid Cisurupan lagi. setelah meregangkan otot usai naik motor dikegelapan tanpa lampu dan udara dingin serta jalan yang ancur! gue melanjutkan perjalanan ke terminal Guntur dengan menumpangi sebuah angkot.
Terminal Guntur, Garut pukul 19.30
Sesampainya terminal Guntur, gue langsung cari bus yang ke Jakarta. ternyata terminal sepi *krik. setelah cari informasi sama bapak polisi di terminal, bus yang ke Jakarta udah jalan dari jam 5, dan ada lagi sekitar jam 1 malam :(. alamt nginep di terminal nih. Selagi mikir mau pulang gimana gue jalan ke depan terminal, eh taunya didepan terminal ada sebuah bus sedang ngetem mencari penumpang, setelah gue amati ternyata bus itu menuju Jakarta!Alhamdulillah. tanpa basa basi gue langsung masukin tas ke bagasi dan langsung cari tempat duduk.
pukul 20.30 WIB Bus berangkat dengan penumpang penuh sesak dan sialnya buat gue yang punya kaki panjang, gak muat duduk di bus ekonomi :(. Dengan terpaksa gue duduk dipaling pinggir degan kaki mencong ketengah bis yang bikin ganggu orang yang berlalu lalang. tapi ya tetep di sukurin lah, daripada harus menunggu sampe jam 1 pagi.
Day 4
Senin, 26 Februari 2012
Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Pukul 00.30
Di Terminal Kp.Rambutan. karena udah gak ada angkot, gue pun minta tolong jemput temen baek gua. temen gue emang baek dah bela belain tengah malem jemput gua di Kp.Rambutan padahal rumahnya di Ciputat :D thanks sob! selang beberapa menit temen gue dateng jemput dan gue pun berpisah dengan 2temen pendakian gue untuk pamit pulang kerumah masing masing.
"End Of Journey"
Anggaran Biaya :
Bus Primajasa Jakarta - Garut : Rp.35.000
Angkot Terminal Guntur - Cisurupan PP @Rp.10.000 (siang @Rp.5.000) : Rp.20.000
Mobil bak Cisurupan - Pos Pendakian : Rp.10.000
Registrasi : Rp.5.000
Ojek Pos Pendakian - Cisurupan : Rp. 15.000
Bus Kurnia Bakti Garut - Jakarta : Rp.35.000
Total : Rp. 120.000 ( diluar ongkos makan & logistik )
Terima kasih gue ucapkan kepada :
* Allah SWT atas
* Orang Tua yang gak ada abisnya doain gue
* Kakak gue buat tambahan ongkosnya,hehe
* Samastha Buana organisasi pecinta alam gue
* Kaskus OANC
* Rekan Seperjalanan
1. Idham
2. Anto
* Madun buat jemputannya.sohib bett dah loo!hehe


Post a Comment